DECEMBER 9, 2022
RISALAH REDAKSI

LAUNCHING PROGRAM DMI, MASJID RAMAH PEMUDIK & ARUS BALIK

post-img

"KEGIATAN RAMADHAN 1447 H / 2026 M, PW DMI PROVINSI JAWA TIMUR & YAYASAN DEMASINDO JAWA TIMUR MEMBERIKAN PELAYANAN BAIK BAGI PARA PEMUDIK DI KAB.JOMBANG"

PRESS RELEASE

DEWAN MASJID INDONESIA (DMI) PROVINSI JAWA TIMUR

 

Launching Program “Masjid Ramah Pemudik & Arus Balik”

di Masjid Besar Diwek, Jombang

 

Jombang, 18 Maret 2026

Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Timur dan Yayasan Demasindo Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur  meluncurkan program kedua “Masjid Ramah Pemudik & Arus Balik” yang dipusatkan di Masjid Besar Diwek, Kabupaten Jombang, yang sebelumnya telah dilaksanakan di Masjid Jami' Baitussalam Karanganyar Paiton Probolinggo.

Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian DMI dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik dan arus balik pada momentum hari Raya Idhul Fitri.

 

Kegiatan launching ini dihadiri oleh Ketua & jajaran pengurus DMI Jawa Timur, PD DMI Kabupaten Jombang, PC DMI Se Kabupaten Jombang, Ketua Takmir , Kementerian Agama Jombang serta unsur pemerintah daerah setempat. Program ini diharapkan dapat menjadi gerakan bersama dalam mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan umat, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga sosial kemasyarakatan.

 

Ketua DMI Jawa Timur Dr. KH. M. Sudjak, M. Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa tidaklah Allah menciptakan manusia  kecuali untuk beribadah, memakmurkan masjid merupakan bagian dari Ibadah.

Pelayanan yang baik terhadap para pemudik juga bagian dari memakmurkan masjid.

Program ini memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik dan arus balik.

“Masjid harus hadir sebagai tempat yang ramah, nyaman, dan terbuka bagi para musafir. Program ini adalah upaya kami untuk menggerakkan seluruh masjid agar memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik,” ujarnya.

 

Melalui program ini, masjid-masjid di sepanjang jalur mudik dan arus balik didorong untuk menyediakan fasilitas pendukung, antara lain:

 

- Tempat istirahat yang nyaman dan representatif

- Fasilitas air bersih dan sanitasi yang memadai

- Area parkir yang aman

- Penyediaan air minum gratis

- Informasi jalur mudik dan pos layanan terdekat

- Layanan kesehatan sederhana (sesuai kemampuan masjid)

 

Selain itu, DMI Jawa Timur juga mengimbau kepada seluruh pengurus masjid untuk meningkatkan kebersihan, keamanan, serta menjalin sinergi dengan aparat keamanan, dinas kesehatan, dan relawan guna memastikan pelayanan berjalan optimal.

 

Pemilihan Masjid Besar Diwek, Jombang sebagai lokasi launching memiliki nilai strategis karena berada pada jalur yang dilalui pemudik, sehingga diharapkan dapat menjadi contoh (role model) bagi masjid lainnya di Jawa Timur.

 

Program “Masjid Ramah Pemudik & Arus Balik” ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi para pemudik, mengurangi kelelahan di perjalanan, serta memperkuat citra masjid sebagai pusat pelayanan umat yang inklusif dan solutif.

 

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, DMI Jawa Timur optimis bahwa gerakan ini akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan mendukung kelancaran arus mudik serta arus balik secara aman dan lancar.

 

Sekretaris PW DMI Jatim

 

H. Suhadi

Sejarah

Dewan Masjid Indonesia bermula dari pertemuan tokoh-tokoh Islam yang dihadiri oleh Bapak H. Rus'an dari Dirjen Bimas Islam dan Wakil Ketua Jakarta Pusat Bapak H. Edi Djajang Djaatmadja membentuk panitia untuk mendirikan Dewan Kemakmuran Masjid Seluruh Indonesia (DKMSI).

Pada tanggal 16 Juni 1970 disusunlah formatur yang diketuai oleh KH. MS. Rahardjo Dikromo yang beranggotakan H. Sudirman, KH. MS. Rahardjo Dikromo, KH. Hasan Basri, KH. Muchtar Sanusi, KH. Hasyim Adnan, BA dan KH. Ichsan.